CITAX Headline

Ini saran ke Ditjen Pajak agar dapat meningkatkan penerimaan pajak

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemkeu) masih kendor. Karena itu, pemerintah perlu berbenah diri dan memanfaatkan potensi penerimaan pajak yang sudah ada.

Sepanjang semester I-2019, penerimaan pajak dalam negeri mencapai Rp 603,34 triliun atau tumbuh 3,75% secara tahunan (yoy). Secara sektoral, penerimaan pajak dari hampir semua sektor tumbuh melambat bahkan mengalami kontraksi hingga akhir Juni lalu.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (Cita), Yustinus Prastowo, mengatakan, guna mengoptimalkan pajak di semester II nanti, pemerintah perlu melakukan penghematan belanja dari pos-pos yang bisa ditunda ke tahun depan.

Selain itu, dia juga mengatakan pemerintah harus meningkatkan pengawasan terhadap Pajak Penambahan Nilai (PPN). Seperti memantau PPN Sektor Pengolahan.

“Potensinya mungkin bisa menambah ekstra Rp 50 triliun,” kata Yustinus kepada Kontan.co.id, Jakarta (17/7).

Di sisi lain, pertumbuhan penerimaan pajak paling positif dicatat oleh jenis PPh 21 yang tumbuh 14,93% yoy atau sebesar Rp 78,08 triliun hingga akhir Juni lalu.

“Pembayaran pajak karyawan masih tumbuh robust double-digit, meski melambat dari tahun lalu yang tumbuh 22,3% yoy,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani kemarin.

Disusul oleh penerimaan dari PPh Pasal 25/29 untuk Orang Pribadi (OP) yang mencapai Rp 7,94 triliun atau tumbuh 13,82% yoy. Yustinus mengimbau bahwa PPh OP masih berpeluang meningkatkan penerimaan pajak di sisa tahun ini.

Sumber: kontan.co.id, 17 Juli 2019