CITAX

Pemerintah Perlu Kerja Keras Tembus Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

JAKARTA – Target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipatok pemerintah sebesar 5,4% pada 2018 dinilai membutuhkan kerja keras, mengingat pergerakan stagnan sepanjang tahun ini. Menurut Center Indonesia Taxation Analysis (CITA) target pertumbuhan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018 cukup moderat, meski optimistis.

Namun, Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo mengungkapkan, sejak anjloknya harga komoditas, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus mengalami perlambatan hingga tumbuh di bawah 5% pada tahun 2015. Namun, di tahun berikutnya ekonomi Indonesia kembali meningkat dengan mencatatkan pertumbuhan sekitar 5%.

“Di tengah pencarian titik keseimbangan baru dalam perekonomian global maupun dinamika politik di Amerika Serikat (AS). Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali meningkat di 2016 dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5%,” katanya dalam sebuah diskusi di Tjikini Lima, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Kemudian, sambung dia tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2%. Sayangnya, Yustinus ragu target tersebut akan tercapai jika melihat realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama dan kuartal kedua 2017 yang mengalami stagnansi di 5,01%. “Sulit bagi pemerintah untuk mengejar target pertumbuhannya itu,” imbuh dia.

Dengan mempertimbangkan kinerja ekonomi di tahun ini, katanya, pemerintah tentunya harus bekerja lebih keras jika ingin target pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,4% tercapai. Terlebih, dampak dari pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah baru dirasakan signifikan setelah 2019. “Tentunya, untuk mencapai target pertumbuhan tersebut pemerintah harus bekerja lebih keras lagi,” tandasnya.

Sumber: Sindonews, 22 Agustus 2017

Komentar Anda