
METROTVNEWS.COM | 09 JANUARI 2016
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan DPR dinilai telah memperhatikan kesejahteraan pegawai Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) seiring dengan konsistensi kinerja dan capaian-capaian positif selama ini.
“Sehingga hal ini akan mendukung prasyarat transformasi organisasi yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas, dan akan mendukung keberhasilan pencapaian target dan program pembangunan ekonomi nasional,” papar Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo, dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (9/1/2016).
Menurut dia, berdasarkan pencapaian 2015, Pemerintah dan DPR merevisi target penerimaan bea dan cukai dalam APBN 2016 agar lebih realistis. Hal ini diyakini akan membuka ruang bagi pemulihan ekonomi, melakukan ekstensifikasi objek cukai, dan fokus pada transformasi kelembagaan dan modernisasi pelayanan.
Dia menambahkan, misi utama DJBC adalah memfasilitasi perdagangan dan industri, menjaga perbatasan dan melindungi dari penyelundupan dan perdagangan ilegal, dan optimalisasi penerimaan negara.
Pencapaian target penerimaan sebesar Rp180,4 triliun atau 92,5 persen dari target APBN-P. Selain itu DJBC juga berkontribusi melakukan pungutan negara atas Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) sebesar Rp193,6 triliun.
Dia menilai, DJBC juga aktif melakukan berbagai terobosan menangkal penyelundupan, pengawasan rokok dan miras ilegal, intensifikasi pembeaan, dan perbaikan layanan dan fasilitas kepabeanan.
“Namun pencapaian yang tak boleh membuat berpuas diri melainkan menjadi tantangan untuk pencapaian yang lebih baik di 2016 dan berikutnya. Semoga kinerja penerimaan negara semakin baik demi terwujudnya visi pembangunan yang berkeadilan dan menyejahterakan rakyat,” pungkasnya.
AHL


