CITAX

Inilah Dampak Buruk Cukai Plastik

INILAHCOM | 11 Mei 2016

2294680

INILAHCOM, Jakarta – Wacana pemerintah untuk melakukan pemungutan cukai terhadap plastik kemasan justru akan membuat produk ilegal semakin menjamur di Indonesia.

Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan mengatakan hal tersebut di Jakarta, Rabu (11/5/2016). “Secara alami, sesuai hukum pasar kalau demand tinggi suplai turun, atau cara paling mudah, ilegal makin meningkat. Di rokok sudah sampai 11,49% yang ilegal. Misalnya karena cukai dipalsukan dll. Karena enggak ada subtitusinya, kemungkinan risikonya ya ilegal,” kata Yistinus di Menara Kadin.

Tak hanya itu, sambung Yustinus, pengenaan cukai tersebut juga akan membuat Indonesia justru menjadi pasar dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pasalnya, jika harga produk berkemasan plastik menjadi lebih mahal maka konsumen akan memilih produk serupa dari negara lain yang lebih murah.

“?Dalam konteks MEA, kalau efisiensinya sama dengan kenaikan cukai, barang kita mahal, jangan salahkan kalau orang beli barang dari Filipina, Malaysia. Yang terjadi adalah subtitusi dari industri manufaktur ke importir?, karena di Asean kita pertama yang menerapkan cukai plastik ini,” katanya.

Ditempat yang sama, perwakilan Forum Lintas Asosiasi Industri Produsen Dan Penggunaan Plastik (FLAIPPP), Rachmat Hidayat menegaskan bahwa rencana pengenaan cukai produk berkemasan plastik, sulit diterima akal sehat. “Kita asosiasi tidak bisa menerima rencana ini,” tegasnya.

Selanjutnya, Rachmat memaparkan sejumlah alasan yang mendasari penolakan ini. “Secara prinsip tidak cocok, tidak cocok di terapkan di Indonesia, tidak tepat sasaran, melukai masyarakat sendiri, industri ini akan sangat menderita atas kebijakan ini,” ujar Rachmat.

Untuk itu, Rachmat sangat berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan membatalkan rencana pengenaan cukai untuk produk berkemasan plastik. “Kita berharap pemerintah tidak melanjutkan wacana atas beleid ini,” tandas Rachmat. [hid]

– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2294680/inilah-dampak-buruk-cukai-plastik#sthash.ZOXECqBS.dpuf

Komentar Anda