INILAH.COM | 18 Maret 2016
INILAHCOM, Jakarta – Tak ada angin apalagi hujan, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menyoroti rencana pemerintah menerapkan UU Tax Amnesty. Ada apa di balik sikap tersebut
Direktur Eksekutif dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan, bukan hanya IMF yang memandang remeh rencana penerapan UU Tax Amnesty (Pengampunan Pajak), World Bank juga bersuara sama.
Yustinus melihat adanya kekhawatiran dari kedua lembaga keuangan internasional bahwa Indonesia tidak lagi tergantung dengan dana utangan yang mereka sediakan.
“Selama ini, kan mereka rajin kasih kita soft loan untuk proyek reformasi administrasi yang pengerjaannya lama, persyaratannya banyak. Kemudian nanti mereka akan carikan konsultan untuk kita,” papar Yustinus saat berbincang dengan INILAHCOM di Jakarta, Kamis (17/3/2016).
Dengan penerapan tax amnesty ini, lanjut Yustinur, baik IMF maupun Bank Dunia bakal memberikan perlawanan. “Padahal, kita bisa berdiri sendiri tanpa soft loan. Kita bisa membangun sendiri. saya melihat ada kecenderungan ke sana,” kata Yustinus.
Yustinus mengungkapkan, selama ini, Indonesia memiliki ketergantungan tinggi terhadap IMF dan World Bank. Ketika pemerintah berupaya untuk mengurangi ketergantungan itu, mereka terkesan ketakutan.
“Kita itu (Indonesia) bisa dikatakan bergantung juga dengan mereka. Karena mereka memang aktif mendampingi, menawarkan diri dan kita selama ini menikmati dukungan IMF dan World Bank,” tutur Yustinus.
Sikap skeptis yang ditunjukan IMF dan World Bank terhadap rencana penerapan Tax Amnesty, dinilai Yustinus sudah terlambat. Saat ini, pemerintah tidak mungkin mundur dengan kebijakan tersebut.
“Kalau mereka ngomongnya itu 10 bulan lalu, pas ide ini muncul, itu bisa dipertimbangkan. Tapi kalau sekarang, itu terlambat. Pemerintah enggak bisa lagi mundur soal tax amensty karena kredibilitasnya dipertaruhkan,” papar Yustinus. [ipe]
– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2281858/kritik-keras-tax-amnesty-imfworld-bank-galau#sthash.TLaEIMPI.dpuf





