LAMPOST.CO | 17 DESEMBER 2015
Jakarta — Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengimbau Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro untuk segera mencari Dirjen Pajak definitif pengganti Sigit Priadi Pramudito yang mengundurkan diri.
Menurut Prastowo, waktu yang tepat untuk mencari Dirjen Pajak definitif yakni bulan ini, agar pada Januari 2016, sosok yang terpilih itu bisa langsung bekerja. Dirinya mengharapkan Bambang telah mengantongi nama-nama calon pengganti Sigit untuk disodorkan pada Presiden Joko Widodo.
“Akhir Desember kalau bisa, biar Januari sudah bisa kerja. Lebih cepat lebih baik,” kata Prastowo di Jakarta Pusat, Rabu, 16 Desember.
Dirinya berharap, Bambang bisa memilih orang yang benar-benar memahami lingkungan Ditjen Pajak. Prastowo pun menggunakan istilah ‘penggembosan’ yang membuat target penerimaan pajak 2015 sebesar Rp1.294,5 triliun tak tercapai dan menjadi alasan Sigit mundur.
“Ada penggembosan, supaya enggak terjadi lagi, kita butuh otang yang sudah mengerti. Pawangnya lah, supaya enggak belajar lagi, dan disegani. Mau enggak mau kebutuhan jangka pendek harus dari internal,” jelasnya.
Asal tahu saja, saat ini jabatan sementara Dirjen Pajak diduduki Ken Dwijugiasteadi yang sebelumnya merupakan Staf Ahli bidang Penerimaan Negara dan ditunjuk secara langsung oleh Bambang untuk menggantikan Sigit.


