OKEZONE.COM | 29 DESEMBER 2015
JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan realisasipendapatan pajak mencapai Rp1.000 triliun menjelang akhir 2015. Artinya, realisasi peningkatan pendapatan negara sektor pajak telah meningkat Rp200 triliun atau 25 persen sepanjang Desember.
Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation (CITA) Yustinus Prastowo menyatakan, peningkatan penerimaan pajak pada Desember ini tidak terlepas dari kinerja Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiastuti yang mampu mempersuasi perusahaan-perusahaan atau wajib pajak besar untuk segera membayar pajak menjelang akhir tahun.
“Memang secara signifikan Desember ini ada peningkatan kinerja Direktorat Jenderal Pajak dalam mempersuasi wajib pajak besar. Pasca pergantian (Dirjen Pajak) Desember ini, yang mereka lakukan kan fokus wajib pajak besar. Dulu tidak dikerjakan, ini agak terlewatkan,” ujar Yustinus kepada Okezone.
Menurut Yustinus, seharusnya upaya persuasi ini telah dilakukan oleh Dirjen Pajak sejak awal semester II-2015. Namun, hal ini tidak dilakukan dan baru disadari menjelang akhir tahun. “Jadi Dirjen pajak punya data yang akurat wajib pajak besar. Lalu mereka dipersuasi untuk melaporkan SPP (Surat Setoran Pajak) dan setoran di bulan ini. Itu cukup besar di situ,” jelasnya.
Hingga akhir tahun, pemerintah semakin optimis untuk mencapai realisasi penerimaan pajak sebesar Rp1.100 triliun. Target ini merupakan 85 persen dari total target peraihan pajak 2015 yang mencapai Rp1.244 triliun.

