BISNIS.COM | 03 SEPTEMBER 2015
Bisnis.com, JAKARTA – Setelah tumbuh tipis 0,04% pada akhir Juli lalu, realisasi penerimaan pajak (termasuk PPh migas) hingga akhir Agustus 2015 kembali terkontraksi sekitar 2,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito mengatakan hingga akhir Agustus – pasca momentum Idul Fitri dan Lebaran – penerimaan pajak mencapai Rp592,5 triliun, lebih rendah dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu Rp606 triliun.
“Totalnya Rp592,5 triliun, PPh nonmigasnya Rp320 triliun, PPN-nya Rp231 triliun,” paparnya ssingkat saat ditemui di kawasan DPR.
Tanpa menjelaskan lebih lanjut analisis penyebab terkontraksinya penerimaan tersebut, Sigit menyatakan pemerintah masih optimistis akan mencapai shortfall – selisih antara realisasi dengan target – sekitar Rp120 triliun. Pasalnya, outlook realisasi penerimaan pajak hingga akhir tahun masih berada di level Rp1.179 triliun dari target dalam APBNP 2015 senilai Rp1.294,3 triliun.

