TEMPO.CO | 10 DESEMBER 2015 TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan Rancangan Undang-Undang Tax Amnesty sulit disahkan akhir tahun ini. Yustinus melihat undang-undang itu baru bisa disahkan awal tahun depan dan baru akan efektif berlaku mulai semester kedua 2016. “Aneh kalau dipaksakan tahun ini. Undang-undang ini juga perlu sosialisasi […]
CITAX
Ini strategi yang bikin kebijakan pengampunan pajak efektif
MERDEKA.COM | 05 DESEMBER 2015 Merdeka.com – Pemerintah berencana mengajukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 di kuartal 1-2016, meski APBN tahun 2016 sebesar Rp 2.095,7 triliun baru saja disetujui. Rencana ini digulirkan karena pemerintah perlu menyelesaikan dua kebijakan penting yaitu penyertaan modal negara (PMN) ke BUMN sebesar Rp 40,4 triliun serta tax amnesty […]
Pemerintah Sulit Persempit Defisit
SINARHARAPAN.COM | 04 DESEMBER 2015 JAKARTA – Tak sampai satu bulan lagi, anggaran negara tahun fiskal 2015 tutup buku. Seolah berkejaran dengan waktu, selisih antara kebutuhan belanja dengan penerimaan negara pun masih lebar dan sulit terkejar. Sejumlah kalangan pesimistis jika defisit anggaran yang saat ini sudah mencapai 2,7 persen dari produk domestik bruto (PDB) sampai […]
Kenaikan cukai rokok tak menolong
KONTAN.CO.ID | 04 DESEMBER 2015 JAKARTA. Jelang tutup tahun 2015 ini, penerimaan cukai memang sedikit naik. Tapi meski menjadi andalan, secara umum penerimaan cukai itu belum bisa menyelamatkan penerimaan negara dari bea dan cukai sesuai target. Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemkeu), hingga 30 November, realisasi penerimaan bea cukai […]
'Lebih baik Ken jadi Dirjen Pajak definitif supaya lebih stabil'
MERDEKA.COM | 04 DESEMBER 2015 Merdeka.com – Pemerintah kembali membuka seleksi calon Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuanagn untuk tahun anggaran 2016 usai Sigit Priadi Pramudito memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi tersebut per 2 Desember 2015. Sebagai pengganti, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoromelantik Staf Ahli Dirjen Pajak Kemenkeu, Ken Dwijugiastadi. Direktur Eksekutif CITA (Center for Indonesia Taxation Analysis) […]
Pengamat: Diskon Pajak Karyawan Ngak Nendang
REPUBLIKA.CO.ID | 04 DESEMBER 2015 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo menilai diskon pajak penghasilan bagi karyawan industri padat karya kurang greget. Pengurangan pajak penghasilan ini merupakan salah satu insentif yang dikeluarkan pemerintah dalam paket kebijakan jilid VII. “Dari konsep dan cara berpikir sudah benar. Tapi, efeknya kurang nendang,” kata Yustinus kepada Republika.co.id, Jumat (4/12). […]
Paket Kebijakan Ekonomi VII Dorong Konsumsi Masyarakat
BERITASATU.COM | 05 DESEMBER 2015 Jakarta – Pengamat pajak dari Danny Darussalam Tax Center Danny Darussalam mengatakan, paket kebijakan ekonomi VII akan mendorong konsumsi masyarakat untuk golongan lapisan penghasilan kena pajak dibawah Rp 50 juta pertahun. Kebijakan ini sejalan dengan kebijakan sebelumnya terkait dengan kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak yang sama-sama mendorong daya konsumsi masyarakat […]
Keringanan Pajak Penghasilan Untungkan Pegawai dan Perusahaan
LIPUTAN6.COM | 06 DESEMBER 2015 Liputan6.com, Jakarta – Pengusaha menyambut positif rilis paket kebijakan ekonomi jilid VII yang rilis pemerintah pada Jumat 4 Desember 2015. Salah satunya soal pajak penghasilan (PPh) 21 bagi pegawai. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ade Sudrajat menuturkan keringanan PPh 21 baik untuk karyawan. Hal itu agar dapat mendorong daya beli karyawan. Di sisi lain bagi […]
Potongan Pajak Karyawan Kurang "Nendang"
SINDONEWS.COM | 05 DESEMBER 2015 JAKARTA – Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai, kebijakan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21untuk karyawan khusus industri padat dapat membuat total penghasilan yang diterima (takehome pay) pekerja akan jauh lebih besar. Kendati demikian, dia menilai kebijakan tersebut kurang “nendang”. Dia pun mencontohkan pekerja yang berpenghasilan Rp50 juta per […]
Pajak Penghasilan Dipotong, Daya Beli Buruh Melonjak
MERAHPUTIH.COM | 08 DESEMBER 2015 MerahPutih Bisnis – Pengamat perpajakan menangkis kebijakan pemerintah memberikan keringanan pajak melalui pemotongan tarif pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 dan pengampunan pajak (tax amnesty) akan membebani target penerimaan pajak 2016. Keringanan pajak dinilai justru akan mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan investasi. “Memang di satu sisi pemerintah menggenjot penerimaan dari sektor pajak. […]
