Hadapi MEA, Kita Perlu Diplomat yang Mengerti Pajak
Posted onAuthoradministratorKomentar Dinonaktifkan pada Hadapi MEA, Kita Perlu Diplomat yang Mengerti Pajak
Post Views: 648
SUMBER : UNPAD.AC.ID | 17 MARET 2015[Unpad.ac.id, 17/03/2015] Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo mengatakan penerimaan pajak di Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara di kawasan ASEAN, seperti Singapura dan Thailand. Hal ini salah satunya disebabkan banyak perusahaan yang menghindar membayar pajak.Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo, saat memberikan kuliah umum “Perpajakan Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN” di Bale Sawala Unpad, Jatinangor, Selasa (7/03). (Foto oleh: Arief Maulana)*
Post Views: 256 REPUBLIKA.CO.ID | 01 Agustus 2016 Meski Undang-Undang Pengampunan Pajak telah disahkan dan pemerintah mulai menjalankan program tersebut, sejumlah kalangan masih menyampaikan penolakan. Mereka beralasan bahwa UU Pengampunan Pajak justru akan lebih banyak menyengsarakan rakyat. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kemudian membawa ratusan orang yang terdiri dari buruh formal dan […]
Post Views: 498 THEJAKARTAPOST.COM | 18 Agustus 2016 Confidence booster: President Joko “Jokowi†Widodo (center) and Vice President Jusuf Kalla (fourth right), pose with their wives and members of the House of Representatives and the Regional Representatives Council at the legislative complex in Jakarta on Tuesday, after delivering an annual state speech during the People’s Consultative […]
Post Views: 326 KOMPAS.COM | 12 DESEMBER 2015 JAKARTA, KOMPAS.com – Bak menggunakan jurus dewa mabuk, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen) tengah memburu setoran pajak demi memenuhi target penerimaan tahun ini. Tak tanggung-tanggung, Ditjen Pajak memburu para wajib pajak (WP) kelas kakap. Mulai dari institusi negara, korporasi hingga konglomerat kelas kakap. Pemilik grup usaha besar yang bergerak […]