CITAX

Indonesia Perlu Perbaiki Fundamental Ekonomi

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan bahwa terlepas dari faktor eksternal yang mempengaruhi gejolak ekonomi dalam negeri saat ini, Indonesia perlu melakukan perbaikan pada fundamental ekonomi. Pasalnya menurut Yustinus, Currenct account deficit Indonesia (defisit transaksi berjalan) tahun ini diprediksi akan lebih buruk dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana salah satu penyebab meningkatnya currenct account deficit […]

CITAX Headline

Penerimaan Negara Alami Perbaikan yang Signifikan

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai terjadi perbaikan yang signifikan dalam penerimaan negara. Hal tersebut dilihat dari sepanjang semester I tahun 2018 pemerintah berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp581,54 triliun atau 40,84 persen dari target. “Terkait defisit APBN, sepanjang semester I tahun 2018 pemerintah berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp581,54 triliun atau 40,84 persen dari […]

CITAX

Dear Rizal Ramli, Ekonomi RI Masih Baik

Perekonomain Indonesia terus menjadi sorotan sejumlah pihak dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, kondisi ekonomi domestik saat ini tengah sakit. Rizal Ramli menyebut tiga indikator utama yang membuat perekonomian sakit, yakni semakin melebarnya defisit neraca perdagangan, transaksi berjalan, serta neraca pembayaran. Selama semester I 2018, Indonesia hanya dua […]

https://cita.or.id/tim/yustinus-prastowo/
Opini

Menakar Kondisi Makroekonomi Indonesia

Penjelasan ini cukup panjang dan butuh daya tahan, sebagaimana orang-orang punya energi berlebih untuk berdebat tentang ekonomi Indonesia. 1. Kenapa topik ini perlu dibahas? Geliat pergerakan nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika serikat (USD) sedang mejadi perhatian publik dan menyerempet ranah politik. Berdasarkan kurs transaksi BI (Bank Indonesia), nilai tukar Rupiah terhadap USD per 31 […]