Menurut Yustinus, integritas dan kompetensi ketiga nama ini cukup terbukti dan mereka punya nilai lebih yakni dikenal kalangan internal Bea dan Cukai. Ketiganya juga sudah paham masalah-masalah di sektor ini. “Dan karena sudah dikenal secara internal, mereka tidak akan kesulitan membentuk soliditas dan mengefektifkan kerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” ujar dia.
Kementerian Keuangan memang tengah melakukan proses lelang jabatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Jabatan Direktur Jenderal kosong setelah Agung Kuswandono ditarik menjadi deputi di Kementerian Koordinator Kemaritiman. Saat ini jabatan itu diduduki Direktur Teknis Kepabeanan Supraptono yang menjadi pelaksana tugas.
Panitia seleksi yang diketuai Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo telah telah meluluskan 14 calon Direktur Jenderal Bea dan Cukai dari total 26 pelamar. Sebanyak 14 orang tersebut lulus seleksi administrasi. Tahap selanjutnya adalah assessment center dan penulisan makalah yang akan dilakukan pada 11-12 Mei mendatang.
