Siaran Pers

Mensyukuri Capaian, Melanjutkan Pengabdian

CITA | 09 JANUARI 2016

Yth. Rekan-rekan Jurnalis,

Rilis Media

“Mensyukuri Capaian, Melanjutkan Pengabdian” (download pdf)

Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI kemarin mengeluarkan keterangan pers tentang kinerja 2015. Misi utama DJBC adalah memfasilitasi perdagangan dan industri, menjaga perbatasan dan melindungi dari penyelundupan dan perdagangan ilegal, dan optimalisasi penerimaan negara.

Pencapaian target penerimaan sebesar Rp 180,4 T atau 92,5% dari target APBN-P. Selain itu DJBC juga berkontribusi melakukan pungutan negara atas Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) sebesar Rp 193,6 T. DJBC juga aktif melakukan berbagai terobosan menangkal penyelundupan, pengawasan rokok dan miras ilegal, intensifikasi pembeaan, dan perbaikan layanan dan fasilitas kepabeanan.

Terkait hal-hal tersebut di atas, kami menyampaikan poin-poin berikut.

1.Mengapresiasi kinerja jajaran Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI yang berhasil mencapai 92,5% target penerimaan di tengah melambatnya ekonomi global dan domestik. Di samping itu konsistensi dan meningkatnya aktivitas pengawasan, penindakan, dan perbaikan layanan sejalan dan sangat mendukung visi Nawacita Presiden Jokowi.

2.Mendorong Ditjen Bea dan Cukai menjadi garda terdepan reformasi kepelabuhanan yang akan sangat menguntungkan perdagangan domestik, internasional, dan perekonomian nasional. DJBC juga diharapkan terus menjadi motor reformasi Sistem Logistik Nasional yang terintegrasi, efisien, dan akuntabel.

3.Menteri Keuangan melanjutkan sinergi DJBC dan DJP dalam penggalian potensi perpajakan dan pengawasan penerimaan negara, serta koordinasi DJBC dengan institusi penegak hukum agar semakin efektif dalam memberantas perdagangan ilegal, dan penyelundupan khususnya narkoba yang sangat merugikan.

4.Pemerintah konsisten mengintegrasikan DJP, DJBC, dan pengelolaan PNBP sektor sumber daya alam melalui pembentukan Badan Penerimaan Perpajakan yang tetap berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan – sebagai institusi administrasi perpajakan yang kredibel, profesional, dan berintegritas.

5.Berdasarkan pencapaian 2015, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat merevisi target penerimaan bea dan cukai dalam APBN 2016 agar lebih realistis, membuka ruang bagi pemulihan ekonomi, melakukan ekstensifikasi objek cukai, dan fokus pada transformasi kelembagaan dan modernisasi pelayanan.

6.Pemerintah dan DPR memperhatikan kesejahteraan pegawai DJBC seiring dengan konsistensi kinerja dan capaian-capaian positif selama ini. Hal ini akan mendukung prasyarat transformasi organisasi yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas, dan akan mendukung keberhasilan pencapaian target dan program pembangunan ekonomi nasional.

Sekali lagi diucapkan selamat kepada Menteri Keuangan, Dirjen Bea dan Cukai, dan seluruh jajaran DJBC atas pencapaian ini. Pencapaian yang tak boleh membuat berpuas diri melainkan menjadi tantangan untuk pencapaian yang lebih baik di 2016 dan berikutnya. Semoga kinerja penerimaan negara semakin baik demi terwujudnya visi pembangunan yang berkeadilan dan menyejahterakan rakyat. Atas perhatian rekan-rekan sekalian dihaturkan terima kasih.

Jakarta, 9 Januari 2016

Salam hormat,

Yustinus Prastowo Direktur Eksekutif

Komentar Anda