CITAX

Namanya Masuk Panama Papers,Pengusaha RI Adem Ayem

INILAH.COM | 09 April 2016

11132_yustinus-prastowo--direktur-eksekutif-cita--center_675_380_c

INILAHCOM, Jakarta – Terkuaknya dokumen Panama Papers berhasil membuat gaduh jagad. Banyak pengusaha, atlit, politisi sampai pejabat dunia mengecam lantaran namanya masuk. Bagaimana respons pengusaha Indonesia?

Atas pertanyaan tersebut, Direktur Eksekutif CITA (Center for Indonesia Taxation) Yustinus Prastowo mengaku justru heran. Kalau pengusaha, politisi, birokrat atau publik figur yang namanya tertera dalam Panama Pepers memberikan respons keras.

“Anehnya, pengusaha-pengusaha Indonesia sangat tenang sekali, seperti tidak ada-apa. Berbeda dengan reaksi para pengusaha luar negeri yang marah besar atas bocornya dokumen tersebut,” ujar Prastowo dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (09/04/2016).

Sekedar informasi saja, bocoran Panama Papers menyebut sejumlah pengusaha dalam negeri, seperti Sandiaga Uno (Saratoga), James Riady (Lippo Group), Franciscus Welirang (Indofood), Muhammad Riza Chalid (pengusaha minyak), dan Djoko Soegiarto Tjandra (Grup Mulia) yang terkait skandal Bank Bali). Dua nama terakhir ini, sedang berurusan dengan penegak hukum.

Masih kata Pras, sapaan akrab Yustinus Prastowo, para pengusaha Indonesia yang berurusan dengan Mossack Fonseca, firma hukum yang berkedudukan di Panama, malah adem ayem. Seolah tak ada masalah yang berarti.

Sikap biasa-biasa saja dari para pengusaha Indonesia yang namanya masuk Panama Papers ini, kata Pras justru meencurigakan. Bisa jadi, mereka tenang-tenang saja lantaran yakin tidak bisa disentuh oleh aparat peenyidik pajak. Lantaran peenegakan hukum di tanah air masih jauh dari sempurna.

Selanjutnya Pras mencontohkan mundurnya PM Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson yang belakangan diperhalus menjadi tak menjabar sementara, layak dicontoh.

“Beda dengan Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson yang mundur akibat namanya ada dis itu (Panama Papers). Di Cina, bagaimana indikasi Keluarga Presiden Xi Jinping yang marah besar. Beda dengan kita, sangat toleran,” sindirnya. [ipe]

– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2287033/namanya-masuk-panama-paperspengusaha-ri-adem-ayem#sthash.qXnWykMt.dpuf

Komentar Anda