BERITAX

Akun Medsosmu Populer? Siap-siap Kena Pajak

TRIBUNNEWS.COM | 25 November 2016

akun-medsosmu-populer-siap-siap-kena-pajak

Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) memang sedang mencari cara menambah pemasukan negara. Kali ini, Ditjen Pajak berencana mengenakan pajak pada pengguna akun media sosial (medsos) yang menjual jasa atau barang.

Salah satunya adalah artis yang menggunakan akun instagram untuk promosi produk (selebgram). “Kalau ada keuntungan, ya kena pajak. Tarifnya normal. Pajak penghasilan sesuai keuntungan,” ujar Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi baru-baru ini.

Saat ini, lanjut Ken, Ditjen Pajak sudah melakukan berbagai langkah guna mengejar pajak dari hasil menjual jasa atau barang di Instagram. Salah satunya mengecek alamat selebriti tersebut. Setelah itu, akan dicek Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan dikirim surat ke alamatnya.

“Ini otomatis dan ini link ke database Ditjen Pajak,” kata Ken. Selain Instagram, Ditjen Pajak juga akan mengejar pajak di Facebook serta forum jual beli.

Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal bilang, pemerintah bisa mendapat pemasukan hingga US$1,2 miliar (Rp 15,6 triliun) jika bisa menarik pajak dari kegiatan di medsos tersebut.

Seperti diketahui, medsos kini sudah menjelma menjadi pasar besar transaksi daring (online). Namun, pemerintah belum mengejar pajak dari transaksi tersebut.

Khusus untuk penggunanya akun media sosial, pemerintah akan membandingkan laporan pajak mereka dengan kegiatan di akun media sosial masing-masing.

 

Editor: Advertorial

 

Komentar Anda