CITAX H1

Target Pajak di Tangan Robert

DILANTIK menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak di akhir tahun jelas menjadi berkat tersendiri bagi Robert Pakpahan. Pasalnya, Robert terhindar dari “tudingan” kegagalan mengumpulkan penerimaan pajak di tahun ini. Soalnya, praktis di tahun ini Robert hanya bertugas kurang dari 30 hari kerja. Jelas tak masuk akal kalau kegagalan penerimaan pajak tahun ini diletakkan di pundak Robert.

Nah, penerimaan pajak tahun ini hampir bisa dipastikan tak akan sesuai target yang ditetapkan. Per November kemarin, realisasi penerimaan pajak baru mencapai 78% dari angka yang sudah dipatok dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar Rp1.283,6 triliun. “Tahun ini, saya kira penerimaan bisa sampai 90–92%, berarti shortfall (kekurangan) sekitar Rp100 triliun,” kata Yustinus Prastowo, pengamat pajak dari CITA, Senin (4/12/2017) pekan lalu.

Robert Pakpahan sendiri tampaknya tak mau gegabah mengungkap penyebab terjadinya shortfall pajak tahun ini. Robert hanya menyatakan akan tetap berbuat yang terbaik dan sedang melakukan evaluasi. “Kami sedang evaluasi, nanti kami periksa akhir tahun. Kan belum tutup tahun,” kata Robert, Rabu (6/12/2017) pekan lalu.

Sejatinya, shortfall pajak tahun ini sudah bisa dideteksi jauh-jauh hari, sekitar pertengahan tahun, tepatnya Agustus. Saat itu, penerimaan pajak sudah bisa dibandingkan dengan penerimaan pada 2015 dan 2016 di periode yang sama sehingga polanya sudah terlihat. “Pemerintah pun sebenarnya menyadari, makanya belanja diperkirakan hanya sampai 90% dan defisit 2,7%,” kata Yustinus.

Kegagalan pencapaian target pajak tahun ini salah satunya memang tak lepas dari “ulah” pemerintah sendiri. Sejak 2015, pemerintah terlalu percaya diri dalam merancang target penerimaan pajak. “Jadi, targetnya terlalu tinggi. Begitu juga untuk tahun depan karena kenaikannya sampai 10,3% dibanding APBN-P 2017,” kata Bhima Yudhistira, ekonom Indef, Senin (4/12/2017) pekan lalu.

Lalu apa langkah yang akan dilakukan Robert Pakpahan di akhir tahun 2017 untuk memaksimalkan penerimaan negara dari sektor pajak? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 41/VI/2017 yang terbit Senin (11/12/2017).

Sumber: SINDONEWS.COM, 11 Desember 2017

Komentar Anda