Internasional

Taxing Amazon is Like Squeezing Rice Pudding

Mesin pemeras pudding ibaratnya perusahaan teknologi seperti Amazon Inc. dan Facebook Inc. yang menjual layanan mereka kepada konsumen di seluruh dunia namun membayar pajak dengan jumlah yang sedikit atau tidak membayar pajak sama sekali. Sebagian dari masalahnya disebabkan oleh sistem global berupa rendahnya yurisdiksi pajak daerah serta advisers yang turut membantu perusahaan dalam merancang cara cerdik dalam membayar pajak sekecil mungkin. Selain itu, hal ini juga terkait dengan kegagalan kecil dalam beradaptasi di era digital.

Aturan dalam pajak perusahaan yang membutuhkan kehadiran fisik, mempersulit pajak perusahaan di dunia maya. Uni Eropa baru-baru ini memperkirakan kesenjangan 14% poin dalam tarif pajak antara perusahaan digital dan perusahaan pesaing yang memiliki keberadaan fisik.

Oleh karena itulah, mengapa dari perspektif sejarah, kesepakatan pajak negara G7 yang dicapai pada akhir pekan merupakan masalah besar. Tarif pajak efektif minimum 15% membuat tax haven mengetahuinya. Selanjutnya, dalam mengenakan pajak pada perusahaan multinasional terbesar di atas ambang batas tertentu, hingga mengalokasikan kembali hasilnya secara adil di seluruh dunia, hal ini akan menggantikan aturan yang telah ada dan memungkinkan negara-negara untuk mengumpulkan pajak yang sebelumnya tidak bisa mereka lakukan.

Diperlukan tekanan dalam beberapa dekade, pandemi, dan krisis keuangan untuk mencapai titik di mana globalisasi merupakan konvergensi pajak dan bukan persaingan. Negara-negara besar merasa relatif mudah untuk mengabaikan rival yang berpajak rendah ketika keuntungan naik, namun sekarang, negara-negara tersebut memiliki sedikit waktu untuk berlomba “to the bottom tax rate” dengan perubahan iklim, ketidaksetaraan, dan manajemen pandemi yang menyerukan lebih banyak investasi.

Perlu adanya level of playing field. Negara seperti Irlandia (tarif utama 12,5%) akan kehilangan sekitar 2 miliar euro ($2,4 miliar) dalam penerimaan pajak mereka, sementara Prancis (tarif utama 26,5%), menurut estimasi secara nasional, akan memperoleh sekitar 5 miliar euro. Pemerintah Irlandia telah berturut-turut mendukung pajak perusahaan sebagai salah satu area di mana Irlandia dapat bersaing secara global.

Namun, fakta bahwa terdapat momentum politik dan kemarahan publik semakin nyata. Membangun identitas nasional di sekitar tarif pajak 12,5% adalah satu hal. Minggu lalu, Guardian melaporkan bahwa anak perusahaan Irlandia dari Microsoft Corp. tidak membayar pajak perusahaan berkat  lokasinya di Bermuda. Pada tahun 2014, Apple Inc. diperkirakan oleh Uni Eropa telah membayar tarif pajak 0,005%.

Sumber: Bloomberg,7 Juni 2021 | Lionel Laurent

Komentar Anda