Related Articles
Bea Dan Cukai Masih Terkontraksi, DJBC Harus "Kejar Setoran" Rp70 Triliun Dalam 3 Bulan
BISNIS.COM | 05 OKTOBER 2015 Bisnis.com, JAKARTA – Penerimaan perpajakan yang menjadi tanggung jawab Ditjen Bea dan Cukai per akhir September 2015 masih terkontraksi. Dengan prognosis shortfall – selisih antara realisasi dengan target – Rp9,69 triliun, otoritas bea dan cuki masih harus mengumpulkan Rp70,11 triliun dalam tiga bulan ke depan. Kasubdit Humas dan Penyuluhan Ditjen Bea dan […]
Prabowo Hapus Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB, Pemda Dapat Apa?
AKURAT.CO, Dalam visi dan misi pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandi, selain ingin menaikkan batas Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP) dan menurunkan Pajak Penghasilan (PPh Pasal 21), pasangan ini juga menginginkan Pajak Kendaran Bermotor (PKB) dan Pajak Bumi Dan Bangunan dihapus (PBB). Mengenai hal ini, Direktur Eksekutif Center of Indonesian Tax Analysis (CITA) Yustinus Prastowo meminta Prabowo-Sandi untuk meyakinkan kembali keinginan tersebut sebab PKB merupakan sumber penerimaan pemerintah daerah untuk membiayai penyediaan infrastruktur […]
Penerimaan lebih rendah, defisit APBN bisa melebar
KONTAN.CO.ID | 19 Desember 2016 JAKARTA. Realisasi defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016 berpotensi melebar. Kenaikan defisit terjadi seiring dengan makin besarnya selisih (shortfall) antara realisasi penerimaan perpajakan (pajak dan bea cukai) dengan targetnya tahun ini. Pemerintah memprediksi akan shortfall penerimaan perpajakan sebesar Rp 219 triliun dari target APBN-P sebesar Rp 1.539,2 triliun. Namun […]


