Related Articles
Jangan Buru-Buru Terapkan Pengampunan Pajak
REPUBLIKA.CO.ID | 21 OKTOBER 2015 REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo meminta pemerintah tidak terburu-buru memberlakukan pengampunan pajak. Indonesia dinilai belum siap untuk memberlakukan kebijakan tersebut. “Masih banyak hal yang belum mendukung. Kalau terburu-buru, khawatirnya pengampunan itu tidak akan optimal,”kata Yustinus kepada Republika. Dijelaskan Yustinus, pengampunan pajak membutuhkan sistem administrasi yang memadai, khususnya administrasi pascapengampunan. […]
Target Ketinggian, Petugas Pajak Agresif Kejar Setoran
DETIK.COM | 16 FEBRUARI 2016 Jakarta -Target pajak yang terlalu tinggi ditetapkan pemerintah pada 2015, namun tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas kelembagaan ternyata justru menimbulkan dampak negatif, yaitu banyak petugas yang bekerja membabi buta. Demikianlah diungkapkan Direktur Eksekutif Center of Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo kepada detikFinance, Selasa (16/2/2016). “Makanya sebenarnya kapasitas Ditjen Pajak nggak dibesarkan dan target yang […]
Menjawab Kegamangan Prabowo Unicorn Bawa Dana ke Luar Negeri
Jakarta, CNN Indonesia — Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto mengaku khawatir perkembangan perusahaan rintisan (startup) dengan valuasi di atas US$1 miliar atau unicorn yang kian masif akan mendorong semakin besar aliran dana ke luar negeri. Hal ini disampai Prabowo menjawab pertanyaan Capres Jokowi dalam debat Pilpres kedua yang digelar tadi malam. “Kalau ada unicorn hebat, saya khawatir mempercepat nilai tambah kita […]



