Related Articles
Yustinus Prastowo: Kekosongan Hukum Bisa Merugikan Wajib Pajak
Jakarta, Gatra.com – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) perihal dibolehkannya profesi advokat untuk mendampingi wajib pajak (WP) dalam memberikan bantuan hukum terkait pajak, dinilai telah menciptakan kekosongan hukum dalam urusan perpajakan. Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo, pasca putusan MK, praktis pembatasan syarat menjadi kuasa menjadi tidak ada, sampai dengan ada aturan baru. […]
TERUNGKAP! Kaya dari Tuyul Ternyata Wajib Bayar Pajak
JAKARTA – Direktur Eksekutif Center Indonesia of Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyatakan bahwa segala penghasilan dari berbagai sumber yang dapat menambah kekayaan atau digunakan untuk konsumsi merupakan objek pajak yang dapat dikenakan Pajak Penghasilan (PPh). Hal ini menanggapi pertanyaan seorang pengguna media sosial mengenai kewajiban pajak bagi seseorang yang memiliki penghasilan dari hasil pesugihan. Akun […]
Pengamat: Milyuner Tak Harus Masukkan Smartphone ke SPT, Kenapa?
TEMPO.CO, Jakarta – Pengamat perpajakan, Yustinus Prastowo mengatakan smartphone perlu dilaporkan dalam SPT (Surat Pelaporan Tahunan). Namun, pemerintah tidak perlu melakukan penarikan pajak dari handphone. Ia juga mengatakan, seorang milyuner tak harus memasukkan smartphone dalam SPT-nya. “Smartphone tak perlu dipajaki, karena toh kurang material,” kata Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis itu lewat Whatsapp, Selasa, 19 September 2017. Yustinus mengatakan […]


