PAJAKKU.COM | 13 NOVEMBER 2014 Jakarta – Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Jakarta, Yustinus Prastowo, menilai syarat yang ditetapkan dalam lelang jabatan direktur jenderal pajak bisa memicu masalah. Menurut dia, syarat pangkat calon dirjen pajak, yang sekurang-kurangnya Pembina Utama Muda (golongan IV/c) dan masa kerja pada jabatan eselon II minimal empat […]
CITAX
Lelang Jabatan Dirjen Pajak Dinilai Halangi Calon Potensial
KATADATA | 13 NOVEMBER 2014 KATADATA – Lelang jabatan untuk mendapatkan calon Direktur Jenderal Pajak dinilai memiliki beberapa kelemahan. Beberapa persyaratan dianggap akan menghalangi calon potensial di luar pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan untuk syarat yang bisa mendaftarkan calon Dirjen Pajak yaitu saat ini pegawai minimal Pembina […]
Dirjen Pajak Langsung Dipilih Presiden, Bukan Kemenkeu
Republika.co.id | 09 November 2014 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo diminta serius menangani masalah perpajakan yang masih belum terurai. Baik persoalan administrasi maupun masalah hukum yang menyebabkan negara kehilangan pendapatan pajak yang diterima dari perusahaan swasta terkait masalah tarik ulur masalah hukumnya. “Pemerintah harus betul-betul memiliki komitmen untuk terus menerus menegakan hukum persoalan perpajakan,” […]
Menkeu Berburu Dirjen Pajak
Kompas.com | Senin, 3 November 2014. JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro tengah berburu calon yang kompeten dan berintegritas untuk ditempatkan sebagai direktur jenderal pajak. Dirjen pajak saat ini, Fuad Rahmany, akan memasuki masa pensiun per 1 Desember 2014. ”November ini saya akan fokus mencari orang yang akan mengisi direktur jenderal pajak. Jangan sampai […]
Pengamat : Para Pengemplang Pajaklah yang bikin APBN 2014 Defisit
Fiskal.co.id | 6 Oktober 2014. Ditengah defisit anggaran dalam RAPBN-Perubahan 2014 sebesar 2,5 persen terhadap PDB atau Rp 251,7 triliun atau lebih tinggi dari target defisit dalam APBN yang ditetapkan 1,69 persen terhadap PDB atau Rp 175,4 triliun. Semua ini ternyata tak lepas dari banyaknya para pengemplang pajak ada di negeri ini. Para pengemplang pajak […]
Potensi Masih Besar, Rasio Pajak 16 Persen Realistis
Katadata.co.id | 14 Oktober 2014. KATADATA – Pemerintahan Joko Widodo dinilai dapat merealisasikan target rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 16 persen pada akhir masa jabatannya. Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengatakan, saat ini pemerintah hanya mampu mencapai rasio pajak sebesar 12,2 persen, sehingga potensi yang belum tergarap masih besar. Salah satu kelemahan […]
Yustinus Prastowo: Indonesia Belum Terbebas dari Korupsi
Majalahpotretindonesia.com | Jum’at, 10 Oktober 2014. KORUPSI menjadi sesuatu yang masih menghantui bagi proses penyelenggaraan Negara saat ini. Sudah banyak kasus korupsi yang di ungkap oleh penegak hukum baik itu kepolisian, kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan sampai ke level menteri negara telah menjadi tersangka kasus korupsi. Pertanyannya, apakah penanganan korupsi tersebut telah berhasil, baik […]
Penahanan Restitusi Pajak Ganggu Target Penerimaan 2015
Bisnis.com | Rabu, 08 Oktober 2014. Bisnis.com, JAKARTA—Upaya pemerintah mengendalikan restitusi sebesar Rp10 triliun untuk mengurangi shortfall pajak tahun ini diyakini dapat menambah beban bagi pemerintah baru dalam mengejar target penerimaan pajak 2015 Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan langkah penahanan restitusi tahun ini akan menyebabkan pemerintah baru kian sulit […]
Empat Cara ‘Gas Pol’ Penerimaan Pajak
TEMPO.COÂ | 4 September 2014. TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo mengatakan ada empat cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara dari pajak. Yang pertama adalah memperbaiki sistem administrasi untuk menjaring lebih banyak wajib pajak. Kedua, menelusuri data pajak orang pribadi super kaya, kemudian menghubungkannya dengan perusahaan yang […]
Empat Cara 'Gas Pol' Penerimaan Pajak
TEMPO.CO | 4 September 2014. TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo mengatakan ada empat cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara dari pajak. Yang pertama adalah memperbaiki sistem administrasi untuk menjaring lebih banyak wajib pajak. Kedua, menelusuri data pajak orang pribadi super kaya, kemudian menghubungkannya dengan perusahaan yang […]

