BERITAX CITAX

Pelaporan SPT WP Badan Tahun Ini Tumbuh 3,2 Persen

Di sisi PPN, penurunan tersebar ada pada PPN impor yang mencatatkan realisasi Rp 32,34 triliun atau turun 7,99 persen dari tahun lalu Rp 35,15 triliun.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai kondisi itu menunjukkan adanya perlambatan ekonomi yang lebih cepat. Perlambatan ekonomi ini akan berdampak pada tergerusnya penerimaan dari PPN hingga akhir tahun.

Performa itu, menurut Yustinus, tidak akan mampu ditutup dari pos PPh utamanya nonmigas yang memang diprediksi naik. Dengan demikian, bayangan shortfall selisih antara realisasi dan penerimaan pajak masih cukup besar. PPN benar-benar terdampak pertumbuhan ekonomi sedangkan PPh meski tumbuh dibanding tahun lalu tapi secara agregat belum bisa menutup gap yang ada.

Sebelumnya, World Bank dan IMF dalam waktu yang hampir bersamaan memperkirakanshortfall pendapatan Indonesia pada 2015 masing-masing mencapai Rp 282 triliun dan Rp 235 triliun. Sementara, tim riset DBS Bank realisasi penerimaan negara terancam meleset sedikitnya Rp170 triliun pada akhir tahun.

Mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution, yang meluncurkan sunset policy pada 2008, mengestimasi shortfall pajak (minus PPh migas) tahun ini sekitar Rp 180 triliun karena masih lemahnya pertumbuhan ekonomi global dan minimnya persiapan eksekusi rencanareinventing policy.

Komentar Anda